3 Hal Ini Dapat Mengungkap Kepribadian Seseorang

Pendidikan

3 Hal Ini Dapat Mengungkap Kepribadian Seseorang

Saudaraku yang dimuliakan Allah SWT, kali ini saya ingin berbagi sedikit ilmu tentang 3 hal yang dapat mengungkap kepribadian seseorang. Seringkali kita menyimpulkan kepribadian atau akhlak seseorang itu hanya dari penampilan luarnya saja. Misalnya dari cara berpakaian, cara berbicara atau ibadahnya dan sebagainya yang terdengar oleh telinga dan nampak terlihat oleh mata. Memang wajar, karena itulah hal yang pertama kali keliatan oleh mata kita, apalagi jika kita memang baru pertama kali bertemu. Sudah kita ketahui, terkadang penampilan itu tidak mencerminkan kepribadian seseorang yang sesungguhnya. Namun dengan begitu, bukan berarti kita tidak boleh memperhatikan pemampilan, soalnya penampilan juga salah satu hal penting untuk diperhatikan.

Perhatikan cerita berikut:

Diceritakan pada masa Khalifah Umar bin Khattab, ada seorang laki-laki berkata kepada Umar, “Sesungguhnya si Fulan itu orangnya baik.” Umar bertanya, “Apakah engkau pernah bersafar bersamanya?” Lelaki itu menjawab, “Belum pernah.” Umar bertanya, “Apakah engkau pernah bermuamalah (berbisnis) dengannya?” Lelaki itu menjawab, “Belum pernah.” Umar bertanya, “Apakah engkau pernah memberinya amanah?” Lelaki itu menjawab, “Belum pernah.” Umar berkata, “Kalau begitu engkau tidak memiliki ilmu tentangnya. Barangkali engkau hanya melihat dia shalat di masjid.” (Mawa’idz Shohabah)

Jadi, sebelum menyimpulkan kepribadian seseorang, ingatlah perkataan Umar dalam cerita tersebut. Sebab saat kita sudah dekat seseorang, Allah suka mengizinkan kita untuk mengetahui kepribadian seseorang dalam tiga hal seperti yang dikatakan Umar.

Berikut ini penjelasan 3 hal tersebut dalam tausyiahnya Aa Gym (KH Abdullah Gymnastiar)

1 Dalam Perjalanan / Saat Berpergian (Safar)

Misalkan bagi yang pelit bisa kelihatan. Seperti bekal kue yang dia bawa disimpan terus. Tetapi giliran temannya yang membuka bekal, dia ikut mengambil, dan bekalnya sendiri dibawa pulang kembali. Lalu, saat membayar ongkos atau jajan, tangannya seolah tersangkut di dalam sakunya sehingga lama mengeluarkan uang, supaya dibayari temannya. Belum lagi keluh-kesahnya. Misalnya, “Jalan-jalan bikin capek.” Padahal dia sendiri yang ingin jalan-jalan. Hingga kalau sudah capek emosinya akan tampak, begitu juga keegoisan, keserakahan, dan lain-lainnya. Karena dalam safar itulah, misalnya, orang yang tidak sabar akan terbuka ketidaksabarannya. Sebetulnya bukan Allah yang membukanya, tapi dia yang membuka sendiri sehingga Allah mengizinkannya terbuka.

2 Dalam Muamalah (Bisnis)

Biasanya di sini tersingkap juga kelakuan asli seseorang. Seperti omongan palsu, keserakahan, kelicikan, ingin untung sendiri, dan banyak hal lain yang Aa yakin bagi yang sudah tahu bisnis lebih hafal perinciannya. Orang bisnis manis di awal, pahit di tengah, dan muntah-muntah di belakang. Pernah ada sejumlah orang yang pendidikannya tinggi dan bicaranya bagus datang mengaji ke Daarut Tauhiid, lalu mengajak bisnis. Awalnya bagus, tapi setelah sebulan langsung menghilang. Kita yang ditipu tidak rugi, tapi yang pasti rugi adalah yang menipu.

3 Ketika Diberi Amanah

Banyak contohnya yang telah sering dijelaskan. Seperti disuruh mengajar pukul delapan, tapi datangnya pukul sembilan kurang seperempat. Padahal lonceng akhir pelajarannya pukul sembilan, sehingga dia mengajar cuma seperempat jam. Atau, saat dititipi sesuatu, dipakai saja olehnya, dan ketika meminjam barang tidak dikembalikan.

Itulah 3 hal yang dapat mengungkap kepribadian seseorang. Seseorang ketahuan aslinya dalam perjalanan (safar), muamalah (bisnis), dan ketika diberi amanah. Dalam 3 hal tersebutlah Allah mengizinkan kita mengetahui kepribadian seseorang, karena dia membuka dirinya sendiri. Oleh sebab itu, kita harus benar-benar menjaga diri dalam tiga hal tersebut. Karena 3 hal itulah yang membuat kita mudah membuka apa saja yang telah ditutupi oleh Allah SWT.

Semoga bermanfaat.

***

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Lebih banyak di Pendidikan

To Top