Keluh Kesah Perjalanan Hidupku Mimpi Jadi Pengusaha Internet

Personal

Keluh Kesah Perjalanan Hidupku Mimpi Jadi Pengusaha Internet

Disini aku ingin menceritakan tentang keluh kesah hidup yang pernah aku alami, rasakan dan pikirkan.

Dari kecil hingga sekarang aku hidup dikampung terpencil sudah terbiasa hidup seadanya, semasa SD aku bercita-cita ingin jadi Tentara, seiring berjalannya waktu ingin jadi ustadz kemudian karena berawal dari kakeku seorang pejuang 45 yang menginspirasiku oleh pengetahuan dan wawasannya. Semenjak duduk di MTs Al Fadilah akhirnya kakekku terdaftar sebagai anggota veteran dari situlah muncul mimpi jadi seorang pengusaha Internet kok bisa ya, gimana ceritanya?

Gini ya karena sejak SD hobiku membaca baik di internet lewat HP pertamaku yaitu HP Nokia 3200 maupun baca-baca buku, hingga aku minta berkas-berkas veteran punya kakek untuk dibaca, di berkas tersebut tertulis situs web veteranri.go.id aku akses situs tersebut sampe-sampe mencari tau dimana hostingnya hingga akhirnya ku temukan veteranri.go.id hosting di Daxa Networks Internasional dari sini aku mulai punya keinginan bangun networks seperti Daxa hingga mimpi punya usaha Internet Service Provider karena dulu belum ada hosting gratis di Indonesia, heee kok gratis? Maklum anak MTs lulusan 2011 ini jajannya aja paling besar Rp500 hingga Rp2.000 paling kecilnya Rp0. Gak heran nyarinya juga yang gratisan :). Karena yang sedia hosting gratisan adalah perusahaan luar negeri seperti Eropa, Jerman dan Rusia aku memulai belajar buat website terlebih dahulu dengan hosting gratisan di XtGem.com (Eropa), wen.ru (Rusia), kilu.de (Jerman) dan hostinger.com (Eropa) dengan menggunakan HP Nokia 7610 dan Sony Ericsson K310i.

Berawal dari sini aku juga sering bongkar dan otak-atik HP bahkan hingga rusak tapi masih hidup, maksudnya rusak gak perawan lagi HP nya ya hee… hingga sering di marahin orang tua gara-gara sering bolos sekolah nilai turun karena belajar mata pelajaran diluar mata pelajaran sekolah pokoknya sejak MTs ini seneng banget belajar coding mulai HTML, Java Script, CSS hingga PHP dan JAVA selain seneng Coding, juga seneng nanam pohon seperti albasia, surian dan buah jeruk.

Dan akhirnya karena di MTs juga sudah berani bolos, setelah masuk SMAN 7 Garut kelas X tahun 2011 pun aku juga sering dimarahin orang tua karena gak mau pergi ke-sekolah setelah mendengar bapak Kepala Sekolah SMAN 7 Garut tahun 2011 berdakwah tentang besarnya peluang Teknologi Informatika pada saat upacara bendera dihari Senin.

Pokoknya habis itu, aku minta di beliin komputer ke orang tua tujuannya untuk membuat website hingga program komputer, orang tua ku gak tau apa itu website dan apa itu program komputer yang jelas aku minta komputer gak papa walaupun hanya Pentium 4 asal bisa dipake untuk coding dan programming, mereka menuruti saja apa yang saya minta sampe-sampe minjem uang ke orang lain.

Setelah aku di belikan komputer dengan spek pentium 4 Windows XP bekas, seharga 2,5 juta itupun uangnya hasil minjem dari tetangga, maklum di kampung saya susah untuk bisnis dan ayahku juga bukan pebisnis soalnya kampung saya adalah kampung pertanian padi yang panennya sekitar 2-3 kali dalam setahun dengan luas ladang/sawah yang sedikit.

Setelah punya komputer aku keluar dari SMAN 7 Garut kemudian bikin aplikasi berbasis web dengan nama Asro Microblogging yang sekarang saya pake untuk situs Asro Library. Asro Microblogging itu saya bangun hanya dengan bahasa pemrograman PHP 5.4 karena waktu itu belum ada PHP 5.6 apalagi PHP 7 untuk penanganan mesinnya dan untuk desain dan penanganan frontend-nya saya pake Java Script, CSS dan HTML kemudian database pakai MySQL.

Setelah beberapa bulan kemudian datanglah seorang Guru MTs Al-Fadilah kebetulan beliau masih keluarga dari Kakek mengajak sekolah lagi di MA Al-Fadilah yang merupakan Madrasah Aliyah baru dibangun yang nginduk ke MAN 4 Garut Cisewu menawarkan untuk sekolah lagi dengan aturan diulang lagi dari kelas X pada tahun 2012 sebagai angkatan pertamanya tanpa biaya masuk cukup SPP saja yang biayanya pun sekitar 50 ribu-an dari sini tanpa perlu panjang lebar aku memilih melanjutkan lagi karena setelah buat Asro Microblogging aplikasi tersebut gak laku dijual setelah ditawarkan ke SMK PGRI Bungbulang, SMPN 1 Bungbulang, SMAN 7 Garut hingga terakhir SMPN 5 Bungbulang dan sampai sekarang pun tahun 2020 SMK PGRI Bungbulang, SMPN 1 Bungbulang, SMAN 7 Garut dan SMPN 5 Bungbulang belum ada website resminya.

SMAN 7 Garut sih pernah punya website saat saya masih sekolah disana tahun 2011 dan waktu itu mungkin dikelola oleh om Dede Kurniadi dosen di AMIK Garut yang sekarang di STT Garut yang punya CV. Teknisoft Cipta Informatika sesuai dari WHOIS DNS situs SMAN 7 Garut.

Akhirnya om Dede Kurniadi jadi orang yang suka aku pantau sejak masuk SMAN 7 Garut tahun 2011 melalui situs organisasinya yaitu teknisoft.or.id namun sekarang situs organisasinya ini udah tidak aktif lagi, kenapa aku pantau? Ya karena setelah ku periksa situs web SMAN 7 Garut pada tahun 2011 dikelola oleh CV. Teknisoft Cipta Informatika Garut dengan hosting di web hosting Bali Orange Communications.

Maka dari itu tahun 2012 saya berani menawarkan aplikasi Asro Microblogging saya ke SMAN 7 Garut karena SMAN 7 Garut sudah habis kontraknya dengan CV. Teknisoft Cipta Informatika. Eh ternyata SMAN 7 Garut malah menolak juga dan hingga saat ini tahun 2020 belum ada lagi websitenya SMAN 7 Garut.

Skiippp ah panjang… kalo di terusin mah ceritanya… karena saya melakukan penawaran hingga Compiler Bahasa Asro dan penerapan Bahasa Asro untuk bangun aplikasi berbasis Desktop kepada Universitas Garut dan SMKN 3 Garut juga ditolak saat ku kerja di Rumah Makan Cibiuk Cikuray sebagai Waiter tahun 2016-an sampe-sampe kata orang tuaku warga sendiri ada yang nganggap aku sebagai orang yang sakit/gak waras heee…

Ya pantas aja tetangga ada yang nganggap aku ini gak waras, ngapain coba melakukan penawaran sampe ke Uiversitas Garut, kuliah juga nggak karena gak ada uang. Heee…

Udah ya guys cape ngetik langsung aja ke akhir cerita Alhamdulillah sekarang mimpiku tercapai juga untuk jadi pengusaha Internet dengan nama usaha Asro Networks dan Asro Teknologi meskipun ngantornya di tengah kotakan/sawah, mudah-mudahan seiring berkembang dan tergantikannya generasi tua oleh generasi muda di kampung saya, khususnya teknologi dan jaringan di kampung saya semakin maju, umumnya semua sektor usaha leluhur yaitu petani padi dsb. juga pada maju. Aamiin.

Owner and Founder of Asro Networks and Asro Teknologi, "Seorang pemrogram komputer yang suka mengerjakan proyek-proyek minimalis."

7 Comments

7 Comments

  1. duniamasak

    Jumat, 19 Juni 2020 9:36 AM at 9:36 am

    sukses selalu untuk kakak ya πŸ˜€

  2. Andhira A. Mudzalifa

    Kamis, 2 Juli 2020 1:24 PM at 1:24 pm

    Kisah yang menarik, Mas! Aku baru baca ceritanya. Memang bukan hal mudah berjuang dari awal. Tapi tetap semangat ya Kak πŸ˜€

    Salam kenal, mas. Aku baru pertma kali berkunjung ke blog ini πŸ˜€

    • Asep Rohimat

      Kamis, 2 Juli 2020 9:26 PM at 9:26 pm

      Iya kak, makasih. πŸ™‚

      Salam kenal juga.

  3. Astriatrianjani

    Kamis, 2 Juli 2020 6:09 PM at 6:09 pm

    Uwah.. Perjuangannya panjang juga ya. Semangat terus mas, mau dikatain nggak waras atau gimana pun terserah yang yang penting maju terus. Lagian mana ada orang nggak waras bisa belajar coding.
    Nggak usah peduli kata orang, buktikan saya dengan prestasiπŸ’ͺ

  4. anies

    Rabu, 8 Juli 2020 1:47 PM at 1:47 pm

    tiada siapa di dunia ini, lahirnya terus berjaya. so, anggaplah jatuh bangun penat lelah itu sebagai pemangkin untuk lebih berjaya di masa hadapan. insya allah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lebih banyak di Personal

AdvertisementAsro Networks Web Hosting Solutions

Topik

Trending

Advertisement